Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Lara

[PUISI] Lara
tetesan hujan atau rain drops (pexels.com/Pixabay)

Lara jadi kita
memasak suasana
mengurai helai di atas lapisan kepala
membuat kering menjadi basah
tapi mengapa asa berkelindan lara?

betapa indah sebuah luka
jika kita rasakan bersama
laki-laki dan lukanya
mewarnai jurang dan lubang-lubang:

di rumah kosong tak bertuan
di jalan rusak yang minus anggaran perbaikan
di pelosok desa perbatasan
lara selalu menjadi fiksi yang fakta

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Farhan Azizi
EditorMuhammad Farhan Azizi
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction