Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Lara Tana

[PUISI] Lara Tana
ilustrasi anak menangis (pexels.com/Karolina Grabowska)

Tubuh terkulai lemas
Jiwa kecil teraba panas
Rintihan tangis terdengar pedas
Terkuak rasa sakit nan jelas

Ramai suara menyudutkan
Evaluasi perangai tindakan
Sibuk saling menyalahkan
Tanpa mengerti keadaan

Darah menali dua jiwa
Berbagi lara turut berdua
Lemah kuat menahan semua
Apakah tidak boleh aku terluka?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Septin SLD
EditorSeptin SLD
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction