Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup
Ilustrasi Bunga di Tanah (pexels.com/Helena Jankovičová Kováčová)

Bukan soal mati rasa

Bukan pula trauma yang mendera

Tapi sebuah bentuk

kewaspadaan diri terhadap perasaan

 

Banyak hal yang jadi pertanyaan

Namun tak kunjung mendapati jawaban

Pertanyaan itu merangkap menjadi racun

di dalam pikiranku

 

“Apakah kali ini giliranku bahagia?”

“Apakah kisahnya akan sama seperti yang lalu?”

“Apakah akan berakhir seperti yang kemarin?”

 

Kata-kata itu menghunus perasaanku

menambah beban pada isi kepalaku

Jujur saja, itu sangat menakutkan.

 

Bunganya mungkin memang layu

Namun dia tidak benar-benar mati

Hanya butuh air yang tulus untuk menyirami

maka dia akan kembali utuh dan tumbuh

lebih indah dari kemarin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction