Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menang

[PUISI] Menang
ilustrasi tangan yang memegang piala (freepik.com/freepik)

Godaan datang bagai ombak pasang
Menggoda jiwa tuk hanyut dan terbuang
Namun iman berakar, diam tapi lantang
Menahan diri dari hasrat yang menantang

Hari demi hari terasa berat ditimbang
Antara ingin dan benar yang bersilang
Air mata jatuh tanpa banyak terang
Namun harap tak pernah benar-benar hilang

Kini tiba saat yang dinanti datang
Bukan gemuruh, tapi damai yang menang
Bukan tentang siapa paling gemilang
Melainkan diri yang berhasil dikekang

Kemenangan ini sunyi tapi lapang
Mengisi dada dengan rasa yang tenang
Sebab perang terbesar telah terkarang
Di dalam diri yang akhirnya menang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction