Ia melihat cahaya dalam buku sejarah masa silam
Wajah suram yang dulu terbuang
Ternyata kini tumbuh menjadi sosok rupawan
Rasa sesal mulai timbul di dada
Untuk apa rasa benci itu diciptakan?
Kadang seorang penjelajah waktu butuh kesabaran ekstra
Ketika menelusuri tempat singgah terbaiknya
Entah itu akan bertemu sepuluh tahun kemudian
Ataukah empat tahun ke belakang?
Nyatanya sejarah itu bisa berulang
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Legenda Kedua
![[PUISI] Legenda Kedua](https://image.idntimes.com/post/20200728/building-castle-figures-facade-36006-f847bcb0f8dfb2a927bc00896922222c.jpg)
ilustrasi patung (pexels.com/pixabay)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorLena Latipah
Related Article
[PUISI] Jam yang Memakan Usia22 Sep 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Separuh Percaya yang Dipaksa22 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dari Luka Tumbuh Kehidupan22 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Daku dan Harap21 Sep 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Cinta yang Membuatku Ragu21 Sep 2026, 19:07 WIB
[PUISI] Menutup Pintu Luka21 Sep 2026, 08:48 WIB
[PUISI] Berhenti Saat Remang21 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Musim Baru untuk Pohon yang Lelah21 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Hilang20 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Dunia Bukan Milik Kita20 Sep 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Dunia yang Berisik20 Sep 2026, 17:47 WIB
[PUISI] Sajak di Bawah Purnama20 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Sengaja Selaraskan Rima20 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Seperti Simfoni19 Sep 2026, 21:48 WIB
[PUISI] Ketika Luka Mulai Berbicara19 Sep 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Bersinar dan Tak Luntur19 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Masa saat Tak Menjadi Siapa-siapa19 Sep 2026, 21:02 WIB
[PUISI] Mencari Perlindungan19 Sep 2026, 20:08 WIB
[PUISI] Seandainya19 Sep 2026, 11:07 WIB
[PUISI] Tentang Perpisahan19 Sep 2026, 09:48 WIB