Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Lelaki Hujan

[PUISI] Lelaki Hujan
Pexels/Deva Darshan

Lelaki itu telah membiusku

Ia mengejutkan di suatu hari yang tidak enak

Kala itu aku masih berjuang mempertahankan cita-cita

Engkau datang ke hadapanku

Dengan sepeda motor matik

Aku melihatmu penuh tanda tanya

Apakah kita pernah berjumpa sebelumnya?

Air dari langit tidak kupedulikan

Aku ingin tahu siapa dirimu

Blok demi blok kulewatkan untuk mencari ilmu dan engkau

Pandangan orang tidak kupedulikan

Terlebih lagi petir menyambar

Aku anggap itu alat penyemangat hidup

Sesampai di kelas, kau muncul di hadapanku

Kau melihatku dalam keadaan basah kuyup

Aku tidak peduli

Yang aku pedulikan bisakah engkau membantuku meraih cita-citaku dengan bantuanmu, teman?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Kristi Ani
EditorKristi Ani
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Tangisan yang Tidak Terdengar

22 Mar 2026, 06:02 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction