Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Lelaki Kemarau

[PUISI] Lelaki Kemarau
Unsplash/Alice Donovan Rouse

Kupandangi ragamu nun jauh di sana

Bermandijan aura duka nestapa

Wajahmu terbalut luka lama

Tak sembuh setelah sekian lama

Kau seperti musim kemarau

Kering tak bersemangat

Layu tak bertujuan

Sampai kapan kau sudi tenggelam?

Tenggelam dalam lautan tangismu sendiri

Kesedihan yang kau ciptakan seorang diri

Kau harus bergerak, Kawan!

Hirup aroma kebebasan

Bebas dari jajahan pikiranmu sendiri

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Tubuh yang Dipinjam Waktu

27 Mar 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction