Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Lentera Lampu yang Sendu

[PUISI] Lentera Lampu yang Sendu
ilustrasi lentera sendu (pexel.com/Lum3n)

Kutatap cahaya kecil di balik botol kaca itu
Kacanya yang rapuh mencoba melindungi serpihan cahaya
Biar tak padam ditiup angin
Biar nyaman diri ini walau hanya setitik

Namun, perlahan tiupan angin menggoda sang kaca
Gerakan serpihan cahaya yang seirama tiupan angin
Perlahan-lahan mulai meredup
Meninggalkan kekosongan dalam diri

Pikiranku mulai berputar tak tentu arah
Ketakutan mulai menyelimuti
Hanya secercah cahaya itu yang mampu menemani
Menjadi satu-satunya penuntun di jalan yang gelap

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
WinterMuse7
EditorWinterMuse7
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction