Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Luluh Lantak

ilustrasi luluh lantak (Pixabay/David Mark)
ilustrasi luluh lantak (Pixabay/David Mark)

Lelap dalam senyap dihantam oleh bumi yang labil
hendak merusak, melahap, menghabisi, dan memusnahkan
tiada ampun, tiada simpati, tiada kasihan
ini balas dendam
dari salah yang anonim

Lupa sudah aku pungut kejora merah yang kau tempel di dinding kayu
karenanya, meleburlah roh yang kesepian itu bersama pembalasan dendam
perutnya terbahak-bahak melihat anak kecil terisak
kehilangan mainan, uang jajan, hunian, dan sandaran

Tidak ada yang wajar dalam derita
orang tua belum lagi sempat menyusui anaknya
sudah direnggut calon-calon penguasa dunia
untuk pengisi kebahagiaan di surga

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Annisa Puji Hastuti
EditorAnnisa Puji Hastuti
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction