Di kepalanya, ada mimpi yang menyala terang,
Jejak langkahnya melanglang buana, menembus ruang.
Ia tertawa lepas, merayakan hidup yang ia genggam,
Membangun dunia dari peluh dan malam yang lebam.
Namun, di ujung meja, sepasang mata sibuk menghakimi,
Mengabaikan seluruh tawa dan mandirinya hari ini.
Seolah semua pencapaian hanyalah hiasan semu,
Hanya karena jemarinya belum dilingkari cincin temu.
"Kapan?" menjadi peluru yang siap siaga ditembakkan,
Seakan hidup seorang perempuan punya tanggal kedaluwarsa yang ditentukan.
Mereka lupa, ia adalah cerita utuh yang sedang ditulis rapi,
Bukan sekadar bab tunggu untuk melengkapi sepi.
Ia adalah asyik yang tak butuh validasi pelaminan,
Bahagianya megah, berdiri di atas kaki sendiri tanpa keraguan.
Maka lihatlah ia sebagai manusia yang sedang merdeka,
Bukan cuma sekeranjang tanya, "Kapan berkeluarga?"
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Mahkota yang Kamu Pilih Sendiri
![[PUISI] Mahkota yang Kamu Pilih Sendiri](https://image.idntimes.com/post/20260524/pexels-elsimage-3674236_ce9a5620-b091-44d6-9b27-22fd5cf52093.jpg)
ilustrasi perempuan yang sedang memegang mahkota (pexels.com/Dellon Thomas)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Abjad Rindu dan Pekat Kopi yang Menjelma Puisi25 May 2026, 05:04 WIB
- [PUISI] Pisau Permata24 May 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Melahap Asap 09 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tanah yang Menyimpan Harapan09 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Orang yang Tak Pernah Dipahami08 Sep 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Ketika Mimpi Terpecah08 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Antara Harap dan Ragu08 Sep 2026, 13:07 WIB
[PUISI] Logika yang Tak Mau Kalah08 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dari Abu yang Masih Hangat08 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Terlalap Api07 Sep 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Luka dan Sepi07 Sep 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Koloni07 Sep 2026, 13:07 WIB
[PUISI] Tersingkir07 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dunia Ribut Sendiri07 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Berlimpah untuk Siapa?06 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Rasa yang Kujaga Tanpa Diminta06 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Tubuh yang Tidak Boleh Rubuh06 Sep 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Bukan Rumah, Tapi Landasan Pacu06 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tubuh yang Jiwanya Sudah Pergi06 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Resah Jiwa yang Masih Sendiri05 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Harmoni Kedamaian05 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Mungkin Hanya Serdadu05 Sep 2026, 20:22 WIB