Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Ruang untuk Merindu

1 min read
[PUISI] Ruang untuk Merindu
ilustrasi kesendirian (pexels.com/Toni Reed)

Di sudut sunyi tempat waktu berhenti
Namamu berbisik lembut dalam embusan angin
Ada rindu yang tumbuh tanpa henti
Menanti hadirmu dalam dekap yang ingin

Jarak membentang luas memisahkan raga
Namun ingatan tetap setia merajut asa
Membawa bayangmu dekat dalam dada
Menghapus sepi yang kian terasa

Biarlah waktu berjalan membawa lelah
Asal di ujung jalan ada kamu yang menyapa
Sebab rindu ini takkan pernah lelah
Menunggu terang datang setelah gulita

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team
    Atqo Sy
    EditorAtqo Sy