Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Tangan Penyambut Waktu

1 min read
[PUISI] Tangan Penyambut Waktu
ilustrasi kembali bersama kekasih (pexels.com/Caroline Veronez)

Tangan penyambut waktu terbentang
Senyum merekah penghilang bimbang
Tatapan tanpa keraguan lagi
Rasa percaya yang membuncah jiwa yang menanti

Satu dasawarsa sebagai bukti
Bahwa satu hati bisa setia menanti janji
Doa yang selalu tersemat pada satu nama
Harapan yang tak pernah pupus walau dimakan usia

Ya, rambutku yang mulai memutih
Badan ku pun ikut meringkih
Namun, aku percaya kau kan kembali
Bukan hanya sekedar imaji

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    [PUISI] Tangan Penyambut Waktu