Kau bilang rasa tak mungkin renta
Sebab perangaiku puaskan dahaga
Jadi kuberanikan diri mendekap raga
Barangkali kau memang orangnya
Lalu paragraf berubah kata
Namun kuanggap hanya sibuk belaka
Hingga senyap menjadi juara
Dan aku tak lagi bisa membela
Bilang saja aku keras kepala
Masih ingin kugenggam harap
Meski hadirmu mulai ambigu
Sebab ucap dan laku tak lagi sekufu
Jadi kurelakan sajalah romansa
Sejak rindu tak kau balas gema
Biar kusimpan setiap sapa
Agar kutahu kita bukanlah fana