Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Mawar Damocles

[PUISI] Mawar Damocles
ilustrasi momen yang terus terkenang walau pahit (unsplash.com/Hanny Naibaho)

Disambut dan dilepas itu hal yang biasa
Diterima dan ditolak adalah siklus tahunan
Kompromi dan kompromi terus dipatahkan
Duri yang tertelan seharusnya terurai

Kita hanya fase yang terus terulang
Kita hanya momen yang terus terkenang

Cepat atau lambat cacat kan terkuak
Seperti implan kelak kan ditolak
Rela atau tidak semua harus dilalui
Reda atau tidak itu urusan nanti

Kita hanya koma di antara kata
Kita hanya air yang basahi wajah

Semerbak wangi mahkota
Tajamnya duri yang selimuti tangkai
Tak bisa dielakkan
Demi mencapai keindahan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
akhmad alfan
Editorakhmad alfan
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction