Matahari tak pernah peduli pada pagi
Ketika desah angin begitu gemulai menghibur wahai sang kabut
Gelisah yang kau tuliskan pada bingkai hitam putih di sudut fana
Tanpa cahaya, tanpa mimik sempurna, kaku, tak sewajarnya
Membidik ilalang di pekarangan gubug lawas serupa kandang sapi
Karikatur sempurna merekam jerit tangis kelahiran jabang bayi
Kau takut?
Dia bahkan tak pernah takut
Kau dan kameramu tak perlu diam, mengendap, sekalipun sembunyi
Kau tak akan sanggup menatap mata sayu bergelayut tanda tanya
Wajah lugu kombinasi senyum ikhlas edisi kemiskinan
Bahwa remah-remah kata berjibaku lumat tertangkap lensa
Mencabik sukma para pembaca paragraf senja kala matahari lagi-lagi tak peduli
Meratap mengiba pada hari-hari yang ingin dimengerti
Harapan, harapan, dan harapan tak pernah hilang
Tersimpan dalam liang kubur yang mereka gali sejak dulu di depan rumah
Sekadar tanda adanya kehidupan, berhias nisan atas nama masa depan
Tak perlu iba membaca fotomu sore ini
Semoga bulan bisa bersahabat dengan malam
Dan matahari semoga kau menyesal
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Membaca Fotomu
![[PUISI] Membaca Fotomu](https://image.idntimes.com/post/20251021/pexels-arts-1214011_1e7904a0-0055-427c-ac79-a2b490862b53.jpg)
ilustrasi matahari terbit (pexels.com/Artem Saranin)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Tidak Ada Penyesalan di Mata Kupu-kupu02 Nov 2025, 07:22 WIB
- [PUISI] Bila Suatu Saat Aku Tak Dikenang 03 Nov 2025, 20:07 WIB
Editorial Team
EditorErnia Karina
Related Article
[PUISI] Langit yang Mengingatkanku19 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dialog Pertikaian19 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sisa dari Sebuah Penantian18 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Anatomi Sunyi18 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Aku, yang Berlama-lama Merawat Luka18 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tempat untuk Pulang17 Agu 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Mantan Pengantin Masa Depan17 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Api yang Lahir dari Abu17 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Buta Warna16 Agu 2026, 22:48 WIB
[PUISI] Di Mana Surga Kami?16 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Bintang Jatuh Berlalu Lalang16 Agu 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Serangkai Lili Merana16 Agu 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Undangan Paling Menyakitkan 16 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Rumah Suka Duka16 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Saat Semuanya Menumpuk di Dada15 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Ke Mana Kita Menghadap15 Agu 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Pesona yang Tak Bernama15 Agu 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Mengeja Ulang Langkah15 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Biar Takdir Membawaku Jauh15 Agu 2026, 05:04 WIB
[Puisi] Yang Tersisa Setelah Segalanya14 Agu 2026, 21:07 WIB