Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Membarulah Tanpa Menentang Tabu

[PUISI] Membarulah Tanpa Menentang Tabu
ilustrasi seseorang mendongak melihat langit (pexels.com/Cottanbro studio)
Intinya Sih

  • Puisi ini menggambarkan kesempurnaan rasa manusia yang sering kali meminta tanpa melihat konsekuensinya.

  • Kelancangan dalam berpikir dan bertindak kadang-kadang diatasnamakan kebaikan, namun sebenarnya kasar.

  • Pesan dari puisi ini adalah untuk membarulah tanpa menentang tabu, namun tetap menghormati rencana Tuhan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Demi kesempurnaan rasa
Sering kali manusia lancang meminta
Lalu-berlalu yang diminta kadang kala ditinggalkan
Namun kelancangan itu tersimpan

Resolusi baik telah tersusun
Namun rencana Tuhan bukan tandingan
Sering kali kau rawat kelancungan berpikir
Mengatasnamakan kebaikan, dalam halus kau buat kasar

Jangan pula kau jemu
Meminta tak mengapa, menata tak mengapa
Namun jangan tentang rencana Tuhan, kau tahu kesempurnaanlah milik-Nya
Membarulah tanpa menentang tabu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction