Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menadah Langkah

[PUISI] Menadah Langkah
ilustrasi bayangan (pexels.com/Isabella Mendes)

Kuhirup semerbak wewangian malam

Yang dinginnya mampu menelanjangi sisi kelam

Di sana aku menemukan jejak-jejak langkah

Saat kuterima keputusanku untuk mengalah

Kurengkuh lagi sisa bayangmu

Menjadi satu dekapan hangat di tubuhku

Ini satu-satunya kenangan manis hari kemarin

Yang kini memilin dalam dua hati yang tak menjalin

Bisakah ada hari esok untuk kembali aku menemukan

Merangkai kisah tanpa dingin membekukan

Bersama cinta yang membangun berkelanjutan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction