Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menghindari Tuhan

[PUISI] Menghindari Tuhan
ilustrasi tangan (pexels.com/Tristan Perrier)

Pada hari yang kelabu

Aku merenungkan bait-bait laguku

Kutemukan nada fals yang tak dapat diperbaiki

Dalam putus asa

Kulihat Dia, yang lama kuhindari

Aku merasa tak pantas

Di tepi sungai aku menangis

Menghanyutkan bait puisi yang tragis

Samar kulihat bayangan-Nya mengelus kepalaku

Sekejap rasa damai memenuhi jiwaku

Aku tak pernah benar-benar sendirian

Ada Dia yang tak pernah meninggalkanku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rien Milansi
EditorRien Milansi
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Restoran yang Pernah Ia Janjikan

22 Mar 2026, 14:25 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction