Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Rintik Rasa yang Terucap

[PUISI] Rintik Rasa yang Terucap
ilustrasi rintik hujan di tengah jalan (pexel.com/veeterzy)
Share Article

Bagai embun pagi yang jatuh perlahan,

Rasa ini membasahi jiwa yang terpendam

Mengisi setiap celah kekosongan

Menyentuh hati dengan kelembutan

Tiap rintik rasa, sebuah cerita terbentang

Mengalir dalam irama yang terpendam

Mengungkapkan segala emosi manusia

Dalam setiap detik yang bergerak maju

Rintik demi rintik, menjadi puisi yang terucap

Mengisahkan perjalanan hati yang melaju

Dalam setiap irama dan kata yang tercipta

Menggambarkan kehidupan yang tak terduga

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
WinterMuse7
EditorWinterMuse7

Related Articles

See More

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perihal Ibu

[PUISI] Perihal Ibu

25 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Gambaran Masa Lalu

[PUISI] Gambaran Masa Lalu

24 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pisau Permata

[PUISI] Pisau Permata

24 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Aku Tidak Peduli

[PUISI] Aku Tidak Peduli

23 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Lubang

[PUISI] Lubang

23 Mei 2026, 05:04 WIBFiction