Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menginjak Seperempat Abad

[PUISI] Menginjak Seperempat Abad
ilustrasi bayangan gelap (pexels.com/Renato)

Terkadang seru ambisi tak mau berhenti
Pada lalu lalang semakin riang
Realitas menikam ekspektasi yang sudah bersemai
Melupakan konsep harmonis semesta

Bagaimana menginjak seperempat abad?
Dengan teriakan-teriakan sumbang
Standar yang tak lagi relevan
Atau mungkin sudah bosan dengan ekspektasi usang

Bagaimana dengan seperempat abad sekarang?
Terkadang merasa kehidupan hilang
Untuk kehidupan yang cukup panjang
Tanpa ada makna mendalam

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction