Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Mengukir Tumpuan Asa

[PUISI] Mengukir Tumpuan Asa
ilustrasi seorang wanita berjalan (pexels.com/Tobi)

Menyapa awal pagi dengan riang
Sambut hari dengan penuh impian
Hati pun ikut bersorak girang
Mengukir niat hati tuk bertahan

Meski kadang pedih menahan derap
Tersandung luka oleh kerikil jalan
Hari pun tetap berlanjut penuh harap
Menyamankan diri tuk capai tujuan

Mengerahkan kekuatan terdalam
Ke mana pun jejak kaki bertumpu
Berusaha memupuk asa terpendam
Mengarah demi masa depan satu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Chalimatus Sa'diyah
EditorChalimatus Sa'diyah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hujan dan Luka yang Bertahan

26 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction