Langit masih menyimpan warna paling redup
Jalanan panjang terbaring tanpa suara
Udara dingin menahan sisa malam
Waktu berjalan hampir tak terasa

Lampu-lampu kota belum sepenuhnya padam
Bayang bangunan memanjang di aspal basah
Dunia seperti menunda geraknya
Memberi ruang bagi terang yang belum lahir

Ayam membuka pagi dengan ragu
Nada tipis memecah hening perlahan
Cahaya merayap dari balik timur
Menyentuh Bumi tanpa tergesa

Aku berdiri di antara gelap dan harap
Menunggu hari menemukan bentuknya
Dalam sunyi yang hampir selesai
Terbit membawa alasan untuk melangkah