Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Mentarinya Rembulanku

[PUISI] Mentarinya Rembulanku
pixabay.com/ChadoNihi

Gelap hanya hitam
Ketika terang hanya bisa diharap
Silau hanya bisa ditunggu
Kau mentarinya dan rembulan bagiku

Lelap dalam geram
Bertanya-tanya akan pencerahan
Mencari-cari tujuan
Dahaga tak hilang

Datang kala risau menyapa
Murni dirimu melenyapkan lara
Hadir tulus menerima
Kau mentarinya dan rembulan bagiku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menghangatkan Hari yang Sendu

09 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction