Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Merah, Marah, dan Amarah

ilustrasi api unggun (pixabay.com/12019)
ilustrasi api unggun (pixabay.com/12019)

Api,
Seringnya berwarna merah
Atau mungkin berwarna biru
Warnanya cantik tetapi membakar
Tak jarang juga melenyapkan
Dibalik indahnya, tersimpan bahaya
Perlu waspada begitu perhatian

Mungkin ketika kecil,
Bila sedikit akan tak terasa
Tetapi ketika lama membakar
Mustahil kobaran tak membesar
Kemudian menghabiskan semuanya

Bukankah ada yang ganjal?
Sifatnya seperti amarah manusia
Cukup mirip juga penamaannya
Merah, marah, dan amarah

Sedikitnya amarah,
Mungkin masih bisa tertahan
Mungkin masih bisa bersabar
Mungkin masih bisa terlupakan

Lalu bagaimana jika sedikitnya amarah diulang?
Yakin bisa tetap ditahan?
Bisa tetap bersabar?
Bisa tetap melupakan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Trixie Glorianna
EditorTrixie Glorianna
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Perempuan dan Tubuhnya

10 Jan 2026, 22:36 WIBFiction
ilustrasi buku di reruntuhan gedung

[PUISI] Kata Paling Tabu

09 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi cahaya lilin dan bunga

[PUISI] Pulih dalam Sepi

08 Jan 2026, 15:07 WIBFiction
Ilustrasi sampai jumpa

[PUISI] Sampai Jumpa Besok

08 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Senandung Rindu

06 Jan 2026, 14:47 WIBFiction
ilustrasi seorang pria

[PUISI] Tetap Berdiri

06 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seorang wanita yang membuka pintu

[PUISI] Pintu Tahun Baru

05 Jan 2026, 05:15 WIBFiction