Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Merapikan Barisan Impian

unsplash.com/dikaseva
unsplash.com/dikaseva

Kesunyian selalu menjadi alasan
Alasan pikiran untuk mengabaikan
Mengabaikan keluh kesah perjuangan
Perjuangan angan mendikte impian

Tubuh menghasut untuk rebahan
Rebahan menjaga jarak dari kegelisahan
Kegelisahan yang selalu menelantarkan
Menelantarkan jerih payah perjuangan

Wahai Tuhan aku yakin Kau mendengarkan
Mendengarkan ketegaran penuh umpatan
Umpatan getir terbungkus kepasrahan
Kepasrahan yang mengalahkan penyesalan

Tulisan ini salah satu perjalanan
Perjalanan bertahan menikmati tekanan
Tekanan yang dimaklumi setiap insan
Insan yang paham berduka dalam senyuman

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Panduan Sunyi untuk Hati

16 Feb 2026, 20:48 WIBFiction
ilustrasi orang menyambut bulan Ramadan

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction