Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Merengkuh Hujan

[PUISI] Merengkuh Hujan
ilustrasi perempuan yang memegang payung saat hujan (pexels.com/Khoa Võ)

Wahai sang pemilik rasa
Ke manakah kau mengembara?
Menyiksaku yang penuh luka
Menantimu yang tak kunjung ada

Apa ini ilusi belaka?
Karena nirmala yang kudamba
Kini hancur tiada sisa
Lukaiku hingga mati rasa

Bisakah kau datang saja?
Walau hujanmu matikan asa
Asal ragamu yang fana
Bisa kurengkuh meski dalam hampa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rossa Arie Sweetadewi
EditorRossa Arie Sweetadewi
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Dua Gelas Americano Malam Itu

29 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction