[PUISI] Monolog

Ku coba bicara pada sunyi di dalam dada
Kata-kata yang jatuh tanpa saksi dan nada
Tak ada tepuk, tak ada sanggahan
Hanya diriku dan ribuan pertanyaan
Terdengar suaraku sendiri bergetar
Menegur lelah yang tak pernah pudar
Aku menasihati luka yang kupeluk
Agar belajar sembuh tanpa harus terpuruk
Jika dunia terlalu riuh untuk didengar
Aku akan jadi rumah bagi pikiran yang gentar
Dalam monolog yang sederhana dan jujur
Aku belajar mencintai diri secara utuh
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















