Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Nakhoda Salah Arah

[PUISI] Nakhoda Salah Arah
Ilustrasi kapal mau tenggelam dengan latar langit senja. (pexels.com/Rob Mowe)
Share Article

Arombai berlayar membelah laut
Membawa harap sebagai bekal hidup
Dengan gagahnya Sang nakhoda bertutur
"Saya akan amanah dan juga jujur."

Nestapa tahta membuatnya luntur
Ditambah bertemunya dengan Sang harta karun
Membuat Sang Tuan lupa pada tujuan akhir
Bahwa nakhoda hadir sebagai penentu angin

Janganlah tergiur Tuan
Nikmat harta hanyalah sekejap
Selepasnya nikmat lapas akan memeluk
Mendekapmu dalam raungan sesal kalbu

Seribu tahun kau bujuk rayu
Seribu maaf kau tutur lembut
Sayang paham hati tak sanggup
Arombai yang berlubang tak dapat kembali utuh

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction