Rumah ini masih menyimpan suaramu
mainanmu masih terbaring di sudut kamar
dan pintu masih kubuka perlahan
seperti berharap langkah kecilmu
akan berlari memanggilku pulang
Aku masih menyebut namamu
ketika pagi datang membawa cahaya
masih memimpikanmu di tidur malamku
masih mencarimu di antara wajah-wajah kecil
masih menoleh setiap mendengar tawa
Orang-orang berkata waktu akan menyembuhkan
tetapi bagaimana mungkin luka ini sembuh
jika yang hilang bukan sekadar kenangan
melainkan separuh hidupku sendiri?
Jika cinta dapat menembus langit
semoga kau mendengar setiap doaku
Tumbuhlah dengan damai di sana
tanpa sakit, tanpa takut, tanpa air mata
![[PUISI] Nama yang Tetap Kupanggil](https://image.idntimes.com/post/20261005/pexels-brett-sayles-3648309_dab489ec-96c7-4638-a019-92ae6c85f76d.jpg)