Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Negeri di Ujung Tanduk

[PUISI] Negeri di Ujung Tanduk
ilustrasi orang berjalan (unsplash.com/Farid Askerov)

Indahnya negeri kami
Kemerdekaan yang mendekap tanah pertiwi
Terkikis oleh nafsu juga angkara yang keji
Siapa peduli, di atas sana
Bendera masih berkibar tinggi

Hutan kehilangan rimbun dan hijaunya
Langit biru berubah menjadi kelabu
Membuat napas terasa sesak
Mencekik alam yang terisak

Keadilan mengais-ngais maknanya
Kebenaran tertelan hukum yang tumpul
Sedang jiwa-jiwa korup nyalar merajalela
Menggerogoti tiap-tiap sendi negara
Di antara kesenjangan yang menyala

Anak-anak tumbuh dalam kegelapan
Sebab pendidikan yang terbengkalai
Sebab sistem yang gagal
Mereka jatuh sebagai korban

Indahnya negeri kami
Kemerdekaan yang mendekap tanah pertiwi
Terkikis oleh nafsu juga angkara yang keji
Siapa peduli, di atas sana
Bendera masih berkibar tinggi

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Riani Shr
EditorRiani Shr
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction