Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Pahit

[PUISI] Pahit
ilustrasi keterpurukan (pexels.com/Evelyn Chong)
Share Article

Penantian akan kepastian tak pernah tiba
Hanya hempasan rasa pahit yang kuterima
Semua tragedi mendera momen-momen asa
Kala bahagia tak lagi ada dalam tujuan doa

Semangat yang bergelora kini telah sirna
Kala ujung tombak menanti rasa sukacita
Hingga tak ada lagi kedamaian dan rasa cinta
Yang berujung tiba di jurang dukacita

Kini ku tak memahami hakikat dunia
Begitu pun dengan bualan para manusia
Persepsi akan utopia terhapuskan oleh rasa hampa
Yang menggertak intuisiku 'tuk tetap menari di tepi neraka

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Abay Asyamar
EditorAbay Asyamar

Related Articles

See More

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction