Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Pecahlah dan Tetap Bersinar

[PUISI] Pecahlah dan Tetap Bersinar
ilustrasi kaca pecah di jalan (pexels.com/David Geib)
Share Article

Di sudut jalan, kaca retak menggema,
tapi ia tak pernah benar-benar pecah.
Ia belajar mengalir seperti air,
karena kadang kekuatan ada di getaran terlemah. Kota menyanyi dengan sisa suara,
tiap lampu jalan menari di tepi malam.

Aku lewat, membawa bekas luka yang
mulai berubah jadi dermaga kecil. Bukan semua cerita perlu akhir yang pahit,
kadang cukup menyimpannya di antara debu dan angin.

Kaca itu kini mengajarku:
pecahlah, tapi jangan pernah berhenti bersinar. Lalu esok, ketika hujan kembali,
kita akan menjadi danau yang menyerap langit,
bukan batu tumpul yang menunggu waktu
untuk mengganti diri. Karena bahkan retakan
bisa menjadi sungai yang membawa
apa pun yang terlalu berat untuk dibawa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura

Related Articles

See More

[PUISI] Membeku

21 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Mutiara Kusam

[PUISI] Mutiara Kusam

21 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PROSA] Langit

[PROSA] Langit

20 Mei 2026, 20:22 WIBFiction
[PUISI] Sajak Rindu

[PUISI] Sajak Rindu

20 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Euforia Lawas

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction