Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pelukan Bunga

[PUISI] Pelukan Bunga
pexels.com/Dominika Roseclay

Nyanyian cicak sudah terdengar sejak pagi

Menyapa penghuni kamar untuk bergegas pergi

Kata-kata yang keluarpun sangatlah asing 

Kalahkan burung-burung penyair 

 

Tenanglah kamu wahai pecandu rindu

Masa sulit ini akan segera berlalu

Bersama harapan angin masa lalu

Kamulah mahluk terkuat untuk kalbu

 

Sebenarnya bukan hanya kamu yang ditunggu

Satu juta antrian bunga-bunga lucu

Tergeletak tanpa tali kasih peluk

Membutuhkan genggaman erat hanya oleh tanganmu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lena Latipah
EditorLena Latipah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sisa Suara di Dalam Hati

05 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Mengais Ironi

[PUISI] Mengais Ironi

04 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kelam Malam Silam

[PUISI] Kelam Malam Silam

04 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction