Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pendidikan Mengajariku Dusta

[PUISI] Pendidikan Mengajariku Dusta
Pexels.com/Lukas

Haaaaaaa dunia suka bercanda.
Masa depan tak semanis hidupku di sekolah.
Ibu guru yang melatihku bermimpi.
Kini aku jadi bingkai rumah.

Kutancapkan mimpi di langit karena prestasiku di sekolah.
Aku dididik pintar tak dididik mencari jaringan.
Negaraku yang penuh orang dalam.
Mengajariku arti kedustaan.

Derasnya hujan di medan perang.
Tak dirasakan mereka pemburu orang dalam.
Panasnya api yang menghanguskan nilai.
Sarjana merintih oleh buku bacaan.

Referensi, kecerdasan yang tak punya makna.
Homo homini lupus yang nyata.
Tersungkur aku di rumah.
Mengais tangan keadilan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diktator Kampung
EditorDiktator Kampung
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction