Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pengecut Sepanjang Zaman

[PUISI] Pengecut Sepanjang Zaman
ilustrasi pria sedang berdebat (pexels.com/cottonbro studio)

Tubuhnya pergi belajar sejauh-jauhnya
Namun yang pulang adalah egonya

Tangannya tidak kuat mengangkat air
Menampar tidak butuh banyak tenaga
Jelas mana yang dia pilih menjadi hobinya

Kakinya tidak kuat mengikuti rotasi bumi
Lagipula tidak ada yang memarahi jika berbaring sepanjang hari

Dia ingin berbagai ras mewarisi darahnya
dan membentuk pengecut sepanjang zaman
Hidup menjadi kepala
dengan moral di bawah kaki

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Perempuan

22 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memetik Purnama

[PUISI] Memetik Purnama

21 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Malaikat Palsu

[PUISI] Malaikat Palsu

21 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bising Amoral

[PUISI] Bising Amoral

20 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menjadi Abadi

[PUISI] Menjadi Abadi

20 Apr 2026, 05:48 WIBFiction
[PUISI] Mengingat Kamu

[PUISI] Mengingat Kamu

19 Apr 2026, 11:25 WIBFiction
[PUISI] Persis Kaca Rapuh

[PUISI] Persis Kaca Rapuh

18 Apr 2026, 20:17 WIBFiction