Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Pengecut Sepanjang Zaman

[PUISI] Pengecut Sepanjang Zaman
ilustrasi pria sedang berdebat (pexels.com/cottonbro studio)
Share Article

Tubuhnya pergi belajar sejauh-jauhnya
Namun yang pulang adalah egonya

Tangannya tidak kuat mengangkat air
Menampar tidak butuh banyak tenaga
Jelas mana yang dia pilih menjadi hobinya

Kakinya tidak kuat mengikuti rotasi bumi
Lagipula tidak ada yang memarahi jika berbaring sepanjang hari

Dia ingin berbagai ras mewarisi darahnya
dan membentuk pengecut sepanjang zaman
Hidup menjadi kepala
dengan moral di bawah kaki

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
[PUISI] Kata Paling Tabu

[PUISI] Kata Paling Tabu

09 Jan 2026, 05:15 WIB
[PUISI] Senandung Rindu

[PUISI] Senandung Rindu

06 Jan 2026, 14:47 WIB
Editorial Team