Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Penoreh Luka

[PUISI] Penoreh Luka
ilustrasi bunga (pexels.com/Pixabay)
Share Article

Entah bagaimana seharusnya kisah ini akan berakhir

Nestapa dalam atma selalu saja datang untuk mampir

Dengan ribuan luka yang tak kunjung ternetralisir

Apakah semua ini harus terasa begitu getir?

Harusnya aku saja yang pergi secara melipir

 

Apa kabar kau sang penoreh luka?

Yang senantiasa hadir dalam jiwa

Untuk apa kau singgah jika hanya sementara?

 

Aku lelah dengan semua yang telah terjadi

Dengan segala masalah yang tak bisa diperbaiki

Inginku menyudahi semua ini

Sayangnya, begitu sulit karena hati telah tersakiti

Tinggalkan saja semua kisah yang hadir di sisi

Izinkan aku pergi untuk kesekian kali dan tak akan kembali

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Moch Abdul Aziz
EditorMoch Abdul Aziz

Related Articles

See More

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction