Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Perayaan Cahaya

Ilustrasi cahaya (unsplash.com/Kent Pilcher)
Ilustrasi cahaya (unsplash.com/Kent Pilcher)

Sesaknya bulan tanpa senyuman
Ia merengek kesakitan
Ingin rasanya dicinta sepenuh hati oleh pengagum cahaya
Sayang, cahaya bulan itu fana

Ia hanya bisa bertahan lama di bawah pijakan senja
Bahkan ketika siang sekalipun, ia muncul karena pengaruh faja
Tenanglah, cahaya bola mataku hadir untukmu
Bulan, terkasih

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lena Latipah
EditorLena Latipah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Pahit yang Menetap

25 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi langit

[PUISI] Ragu

25 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
Pemandangan sore yang tenang dan sendu

[PUISI] Sore Pilu

24 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seseorang berdiri di tengah cahaya terang

[PUISI] Senyap Kemenangan

24 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi perkuburan

[PUISI] Menuju Ketiadaan

23 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi angin

[PUISI] Embusan

22 Jan 2026, 21:17 WIBFiction
ilustrasi wanita yang berdiri di dekat kereta

[PUISI] Sapa Tanpa Gaung

21 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Potret kursi roda

[CERPEN] Kursi Roda Ali

20 Jan 2026, 21:56 WIBFiction
ilustrasi seorang pria di tengah keramaian

[PUISI] Berlalu-Lalang

20 Jan 2026, 21:48 WIBFiction