Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pesawat Origami

[PUISI] Pesawat Origami
ilustrasi pesawat kertas (pexels.com/Kindel Media)

Kuning dan putih kertas origami
Membentuk pesawat yang siap diri
Satu, dua, tiga, lepas
Empat, lima, tinggal landas

Tanpa ragu ia melayang tinggi
Percaya bisa sampai ke tanah mimpi
Sampai tak tahu bila di depan ada limbubu
Yang 'kan membuatnya terbang tak menentu

Tanah dingin di tengah belantara
Pesawat origami kini tergeletak di sana
Ia terjatuh sebab tak kuat menahan pawana
Namun, masih percaya bisa sampai di tanah asa

Kini ia tengah menanti untuk kembali ke cakrawala
Sayangnya, itu angin terakhir untuk ke utara
Yang ia tunggu hanyalah rintik-rintik merah
Yang 'kan membuatnya membaur dengan tanah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Angger Dhestya
EditorAngger Dhestya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Antara Redup dan Hidup

02 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction