Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Pigura Lara

[PUISI] Pigura Lara
ilustrasi seseorang yang ditinggalkan (pexels.com/renato)

Gelap menyeruak ke dasar jurang
Pada matamu aku tahan jarak pandang
Menyapa titik buta bahagia


Barangkali dalam gelapmu ada aku yang tetap setia
Yang kesedihannya tetap membeku
Di antara tangis tawa yang terpaku
Menahan segala lara yang tersisa


Dari tiba-tiba yang menghantar rasa
Telingaku terpancar hanya sebagai pendengar
Menuntun setia dari tiap sedih dan bahagia
Mataku menilik tajam pada lelah yang meredam
Memandang setia dari tiap cerita yang dibawa


Tapi tidak..
Tidak tentangku
Namun tentang cerita lain yang sengaja kamu atur
Untuk berita lara yang harus menjadi syukur

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aditya Arianto
EditorAditya Arianto
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction