Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Porsi-Porsi Kekalahan
Ilustrasi kesedihan dalam perbandingan (Pixabay.com/StockSnap)

Aku membenci dia
Benci tangisnya yang cengeng
Benci senyumnya yang merekah bahagia
Benci dua kepangnya yang bergoyang-goyang

Benci adiknya yang terus mengekor
Benci kakaknya yang sering menjemputnya pulang
Benci ibunya yang lemah-lembut dan perhatian
Benci ayahnya yang memberikan rasa aman

Aku benci dibanding-bandingkan dengan dia
Benci tiap porsi kekalahan dalam perbandingan dengan dia
Aku dan dia berdiri bagaikan bayangan di cermin
Terbalik dan memantulkan dua hal yang tak persis sama

Punya bapak tapi rasa tak punya
Punya ibu tapi dia menghilang entah ke mana
Punya saudara tapi mereka beda dunia
Sakit rasanya, ketika tak ada tenaga untuk membenci lagi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team