Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Puisi Terkutuk

ilustrasi puisi
ilustrasi puisi (pexels.com/Pixabay)

Barangkali sedari dulu memang sudah bapuk
Sayangnya terlampau gedebak-gedebuk
Boro-boro menghidu aroma busuk
Hati telanjur bercampur aduk

Oleh karena itu sekali-kali jangan menceletuk
Tanpa diingatkan aku sehari penuh remuk
Boro-boro mampu meraih sabuk
Harga diri kadung tertumbuk

Apabila suatu hari nanti kembali berkecamuk
Lebih baik mengejawantah seekor landuk
Jangankan menulis puisi terkutuk
Bernapas pun hiruk-pikuk

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kata Paling Tabu

09 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi cahaya lilin dan bunga

[PUISI] Pulih dalam Sepi

08 Jan 2026, 15:07 WIBFiction
Ilustrasi sampai jumpa

[PUISI] Sampai Jumpa Besok

08 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Senandung Rindu

06 Jan 2026, 14:47 WIBFiction
ilustrasi seorang pria

[PUISI] Tetap Berdiri

06 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seorang wanita yang membuka pintu

[PUISI] Pintu Tahun Baru

05 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi kapal mau tenggelam dengan latar langit senja.

[PUISI] Nakhoda Salah Arah

04 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
Ilustrasi tumbuh

[PUISI] Tumbuh

04 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi rintik hujan di jendela

[PUISI] Air Mata Semesta

04 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi puisi episode yang mati

[PUISI] Episode yang Mati

03 Jan 2026, 21:07 WIBFiction