Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Rasa dan Mati

[PUISI] Rasa dan Mati
ilustrasi perempuan berjalan (unsplash.com/@napr0tiv)

Dirasa perlu tak usah kita mengeja

Meraba siapa nama yang akan bersanding

Cukup tahu dan rasa

Bahwa semuanya telah termaktub dalam kuasa-Nya

 

Tak usah jua berkhayal terlalu besar

Karena tak tahu siapa yang akan datang

Dua ketetapan yang tak bisa dihindarkan

Bersanding dengan kasih hati, atau

Terjemput oleh sang Ilahi

 

Cerdas kita saling rencana

Siapkan baik jiwa serta raga

Tuk menemui kemungkinan satu atau dua

               

Sekali lagi tak perlu mengeja

Sebab kasih sudah tersedia sejak masa azali         

Siap sediakan saja bekal mati

Rapatkan diri dengan sang Ilahi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Ruang antara Dua Hening

30 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction