Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tentang Perang yang Tidak Akan Pernah Dimenangkan

[PUISI] Tentang Perang yang Tidak Akan Pernah Dimenangkan
ilustrasi demonstrasi anti perang (pexels.com/Mathias Reding)

Dadaku berdegup kencang ketika menonton berita di TV
Tanganku dingin saat scrolling timeline media sosial
Apa yang aku tonton dan baca bukan berita menyenangkan
Perang dimana-mana

Pikirkanku melayang pada tanah-tanah tandus nan kering
Tidak ada tanaman hijau, air mengalir, apalagi langit berwarna biru Aku membayangkan suara bising kendaraan perang, ledakan, api, dan debu mesiu.
Korban dimana-mana

Sampai kapan perang akan terus terjadi
Sementara korban dan kerugian tak kunjung disudahi
Hatiku dingin sembari bertanya dalam diam
Bukankah perang ini tidak akan pernah dimenangkan
Tidakkah diserang maupun menyerang sama saja akan berakhir pada kematian?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Aku dan Versi Terbaikku

20 Apr 2026, 16:07 WIBFiction
[PUISI] Menjadi Abadi

[PUISI] Menjadi Abadi

20 Apr 2026, 05:48 WIBFiction
[PUISI] Mengingat Kamu

[PUISI] Mengingat Kamu

19 Apr 2026, 11:25 WIBFiction
[PUISI] Persis Kaca Rapuh

[PUISI] Persis Kaca Rapuh

18 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[CERPEN] Sampai Mati

[CERPEN] Sampai Mati

17 Apr 2026, 06:38 WIBFiction
[PUISI] Sang Pemilih

[PUISI] Sang Pemilih

17 Apr 2026, 05:25 WIBFiction