Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Rindu Es Timun Suri

[PUISI] Rindu Es Timun Suri
ilustrasi es timun suri (pexels.com/Arina Krasnikova)
Share Article

Di gelas kaca, rindu memancar,
Seperti timun suri yang karam di sirup merah,
Dulu jemariku dan jemari ibu bertaut di dapur,
Menakar manis, meracik kenangan.

Sekarang aku di tanah asing,
Menakar sendiri, tapi rasanya lain,
Tak ada tawa yang pecah di sela irisan,
Tak ada tangan ibu yang menakar rasa.

Ramadan di sini tetap berbuka,
Tapi dinginnya es tak serupa,
Ada yang hilang dalam tegukan,
Mungkin kasih sayang yang dulu terselip di setiap tetesnya.

Lekaslah waktu, percepat langkah,
Aku ingin pulang, menepi lelah,
Menyesap es timun suri buatan ibu,
Dan merasakan rumah di setiap teguknya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izah Cahya
EditorIzah Cahya

Related Articles

See More

[PUISi] Rinai Hujan Kala Senja

28 Jun 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Rumah yang Salah

[PUISI] Rumah yang Salah

28 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Lemah Tapi Kuat

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction