Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Rumah Tua

[PUISI] Rumah Tua
ilustrasi rumah tua (unsplash.com/PJ Gal-Szabo)

Di rumah tua ini,
foto dalam bingkai yang telah usang,
berhasil membawa kembali ingatan yang lalu

Di rumah tua ini,
kursi kayu yang telah rapuh,
sekali lagi juga berhasil membawa kembali ingatan yang lalu 

Di rumah tua ini,
aku duduk di ruang yang tawa renyah selalu terdengar,
yang membuat penghuninya lalu sama-sama merasakan sukacita

Di rumah tua ini,
aku duduk di ruang yang tangis pecah pernah terdengar,
yang membuat penghuninya lalu sama-sama menguatkan

Semua tersimpan dalam adegan yang takkan pernah terulang,
ia membekas dalam ingatan,
ia adalah kenangan pada rindu yang tak pernah bisa terobati dengan temu lagi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ida Rahmayani
EditorIda Rahmayani
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction