Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Samar Memudar

ilustrasi seseorang memandang langit berbintang (pexels.com/Vlad Bagacian)
ilustrasi seseorang memandang langit berbintang (pexels.com/Vlad Bagacian)

Romantika hanya fiktif belaka
Waktu tak pernah benar menyapa
Kemungkinan menjelma harap yang telah mati
Kecuali sendiri yang lebih mudah diyakini

Seperti sudah takdir, aku selalu di bawah gemintang
Berjalan dengan tenang, direngkuh malam yang semakin erat
Aku menengadah, memandang jauh pendar indah mereka
Di bawah pilar langit tanpa nyala manusia

Aku tenggelam dalam gelap, terpisah jutaan tahun cahaya
Dengan tenang menikmati waktu mereka
Walau terkadang kehilangan irama
Seakan diriku tak pernah benar-benar ada

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma Desi
EditorIrma Desi
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Januari Tidak Tergesa

07 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Senandung Rindu

06 Jan 2026, 14:47 WIBFiction
ilustrasi seorang pria

[PUISI] Tetap Berdiri

06 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seorang wanita yang membuka pintu

[PUISI] Pintu Tahun Baru

05 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi kapal mau tenggelam dengan latar langit senja.

[PUISI] Nakhoda Salah Arah

04 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
Ilustrasi tumbuh

[PUISI] Tumbuh

04 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi rintik hujan di jendela

[PUISI] Air Mata Semesta

04 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi puisi episode yang mati

[PUISI] Episode yang Mati

03 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi puisi selangkah mundur

[PUISI] Selangkah Mundur

03 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
ilustrasi buku kumpulan sajak

[PUISI] Sajak Cinta

03 Jan 2026, 16:47 WIBFiction