Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sayang walau Sekejap

pexels.com/freestocks.org
pexels.com/freestocks.org

Terimakasih kepadamu yang memanjakanku hanya sesaat
Puing-puing sakit akan harapan mulai sembuh
Katamu aku tak boleh patah hati
Patah hati adalah penyakit yang terlalu banyak berharap

Katamu, kita harus berteman baik dengan waktu
Bagaimana caranya kita bertatap muka
Bagaimana caranya memeluk angan
Sekarang semuanya serba instan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bukan Sekadar Cerita

16 Feb 2026, 20:38 WIBFiction
ilustrasi orang menyambut bulan Ramadan

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction