Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sebab Tuan Sebelah Mata

Pixabay.com/Yuri_B
Pixabay.com/Yuri_B

Menari lembut di antara nadi
Menganyam jiwa yang berkelana
Mencoba berpijak di penghujung napas dunia
Demi sebutir kehidupan pelepas dahaga

Terbawa oleh suara angin
Dicampakkan tanpa arti oleh semesta
Terkubur dalam tanah yang tak sudi menerima
Membusuk ditemani tikus jelita
Tertatih meraih sutra

Saat melihat Izrail
Dia tetap mencaci dalam doa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Robertus Ari
EditorRobertus Ari
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction