Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Secarik Puisi di Kantong Celana

[PUISI] Secarik Puisi di Kantong Celana
ilustrasi kucing (pixabay.com/jewgenij_kuschnow)

Inginku terus membacamu

karena tak ada lagi 

caraku untuk meramu

sejumput puisi

dengan lembaran daun

serta desauan bayu 

di halaman kelak

selain menarik 

saku celana

untuk kedua kalinya 

tak ada lagi cerita

bersisa balada

yang kau lantunkan suatu subuh

dan aku terus menangis sejadi-jadinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Matthew Suharsono
EditorMatthew Suharsono
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hujan dan Luka yang Bertahan

26 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction