Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sesunyi Malam

[PUISI] Sesunyi Malam
Pixabay.com /harutmovsisyan

Keramaian yang dulu pernah ada
Kini telah hilang 
Menjelma menjadi sunyi
Dalam gelap malam

Semua kosong
Tak berpenghuni
Desakan ego memaksaku pergi
Lalu harus berjalan dalam hening

Sesunyi malam
Hatiku berduka atas kehilangan 
Bukan karena sebuah takdir
Tapi pilihan hidup atas ego yang menjulang

Kamu yang telah berpaling 
Mungkin sudah tak menyimpan dalam ingatan
Sedangkan aku harus berteman dengan kesendirian 
Hingga memantapkan hati untuk meninggalkan masa lalu bersamamu 

Bekasi, 9 Agustus 2019
© Chesamstory 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Caroline Sambuaga
EditorCaroline Sambuaga
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bukan Pemilik Takhta Hatimu

24 Mar 2026, 19:22 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction